Tuesday, September 4, 2012

Pilkada : Kubu Jokowi Santai Menghadapi Provokasi

Pemilihan kepala daerah atau pilkada yang akan berlangsung di Jakarta pada tanggal 20 September mendatang kini tinggal menghitung hari saja. Menjelang hari pencoblosan, tentu saja isu-isu yang beredar akan semakin banyak dan oleh Jokowi pasangan dengan nomor urut 3 mengharapkan kepada semua relawan dan pendukungnya agar tidak terprovokasi menghadapi isu-isu yang beredar.

Jokowi yang masih aktif sebagai Walikota Solo itu banyak rumor yang beredar menjelang pilkada 2012 di Jakarta. Namun ia sangat berterimakasih kepada semua warga DKI Jakarta yang tidak terpancing dengan isu-isu yang telah beredar.

Dari putaran pertama saja sudah banyak isu SARA dan isu kampanye negatif yang beredar hingga menjelang putaran kedua saat ini. Namu demikian, kubu Jokowi merasakan warga Jakarta tidak terprovokasi dan tidak mempan  dengan isu-isu yang beredar. Jangan takut menghadapi intimidasi-intimidasi tersebut, ucap Jokowi di hadapan ribuan relawan yang memakai baju kotak-kotak.

Menurut Jokowi, isu negatif jangan dilawan dengan cara yang negatif pula seperti kekerasan atau penghinaan. Jokowi menuturkan, provokasi tersebut cukup dilawan dengan kreatifitas dan senyum. Ia pun menyebut beberapa cara yang telah dilakukan untuk menyikapi isu-isu negatif seperti dengan  membuat boneka dan game online.  Mau tau seperti apa game Jokowi? Silahkan ke sini.



Dalam kesempatan silaturahmi ini Jokowi juga menjawab rumor soal dirinya yang akan melepaskan jabatan di tengah masa tugas jika terpilih sebagai Gubernur DKI baru. Jokowi menegaskan bahwa sebagai sebagai pemimpin yang baik dirinya berkomitmen untuk menjalankan tugasnya hingga akhir masa jabatan. Pada kesempatan ini saya menegaskan kembali bahwa saya komit untuk memperbaiki Jakarta dalam lima tahun ini,  bersama Basuki, tegas pria berbadan kurus itu.

Jokowi juga menyinggung tentang pelaporan dirinya ke KPK oleh sekelompok masyarakat dan ia mengatakan laporan itu ditolak oleh KPK karena tidak jelas.  Di samping itu Jokowi juga menyinggung adanya isu akan adanya pihak-pihak yang berniat curang pada hari pencoblosan, untuk itu ia memintan pendukungnya untuk tetap waspada terhadap isu kecurangan tersebut.

Jokowi berharap agar warga DKI tetap bisa mengawal hasil-hasil pemungutan suara. Ia meminta warga membawa hape serta foto hasilnya. Pasalnya ia telah mendengar akan ada terjadi kecurangan di situ. Relawan dan partai harus mengawasi semuanya agar pilkada berjalan jujur dan adil, ucapnya.

Acara silahturami antara Jokowi bersama tim relawannya dihadiri sejumlah artis ibukota  seperti Camelia Malik, Anastasya, Ayu Azhari serta beberapa presenter tv seperti Roni Sianturi, Ricki Nelsen, Desy Novianty dan Veris yang menjadi pemandu acara tersebut.